Pimpin Apel Pagi Mahput Ajak ASN Kantor Kemenag Tuba Tingkatkan Disiplin Dan Tetap Bersyukur

Tubaba ( Humas )— Apel pagi merupakan keharusan bagi ASN Kemenag Tulang Bawang Barat selain untuk mendengar amanat Pembina apel juga bermanfaat untuk melatih kedisiplinan bagi setiap ASN di Kemenag Kabupaten Tulang Barat. Memasuki minggu ke-3 Bulan Oktober dengan kompak dan tertip seluruh  peserta apel berbaris di halaman kantor Kemenag Kabupaten Tulang Bawang Barat.  Pentingnya pelaksanaan apel pagi sebelum melaksanakan tugas melayani masyarakat sebagi bentuk komitmen dan disiplin Pegawai serta merupakan salah satu unsure suksesnya sebuah Birokrasi atau Pemerintahan.

Komitmen dan disiplin ASN itu diwujutkan dalam apel yang dilaksanakan pada Senin 19/10/2020, bertindak selaku Pembina apel Ketua Pokjawas, Mahput. Dalam arahan  Mahput mengatakan untuk semua ASN untuk bersama-sama memanjatkan puji syukur kepada Tuhan atas limpahan rahmat yang diberikan kepada kita yang begitu banyak dan yang tidak bisa dihitung satu persatu. Lebih lanjut Mahput mengatakan hanya kenikmatan untuk bersyukur, bentuk syukur itu  yang pertama melaksanakan pengabdian dan penghambaan kita kepada Tuha. Ketaatan kita didalam menjalankan perintah-perintah Tuhan kemudian kemampuan kita untuk meninggalkan larangan-larangannya.

Bacaan Lainnya

Mahput menghimbau kepada seluruh ASN dan pegawai Kemenag Tubaba untuk meneladani sikap dan sifat Nabi Muhammad, “mudah-mudahan kita mampu dan bisa mengikuti dari pada ajaran-ajarannya, sunah-sunahnya. Kita berharap kelak di hari kiamat dapat mendapatkan safaat pertolongan Dari Baginda Rosul. Mahput mengajak seluruh ASN dan pegawai untuk mengawali hari senin ini dengan bersama-sama bersyukur dengan mendudukkan diri,  kita letakkan diri dengan ucapan-ucapan yang baik yang setiap hari kita lontarkan setiap hari agar menjadi teladan. Keteladanan dari apa saja yang kita lakukan yang haru kita amalkan. Karena sebaik-baik manusia adalah orang yang bermanfaat bagi dirinya dan orang lain, kemudian sebaik-baiknya manusia orang yang dapat menyelamatkan diri kita dari ucapan dan tangan dan inilah yang harus kita jaga dengan baik, lisan kita, hati kita, tangan kita dan kekuasaan kita, jangan sampai untuk menyakiti orang lain. (Esw/Mai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *