DWP Kankemenag Tubaba Ikuti Halal Bihalal Nasional 1442 H

Tubaba (Humas) –, Dalam rangka mempererat tali silaturahmi, Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama RI kembali menggelar Halal Bihalal nasional 1442 H dengan tema “Mempererat Tali Silaturahmi Dalam Kebersamaan Dan Keberagaman”. Diikuti seluruh DWP se-Indonesia secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting, Senin (07/06/2021), dalam kegiatan Halal bi Halal  turut hadir KH. Bahauddin Nursalim sebagai narasumber dalam topik Memperkokoh Silaturahmi Dalam Kebersamaan dan Keberagaman.

Halal Bi Halal Dharmawanita Persatuan secara Virtual ini dilaksanakan di ruang Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang Barat diikuti oleh Ketua DWP Hj. Heryawati M. Isa, Wakil Ketua DWP Dahlia Anthon Shofari, Sekretaris DWP Alkok Daswati serta dihadiri perwakilan anggota DWP Kantor Kemenag Kabupaten Tulang Bawang Barat. Masih dengan mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah Halal Bi Halal berlangsung tertib dan lancar.

Bacaan Lainnya

Pembukaan diawali dengan Pembacaan Ayat Suci Al-Quran dan Sholawat kemudian menyanyikan Lagu Kebangsaaan Indonesia Raya. Dalam sambutan dan Arahannya penasehat DWP Kemenag RI Eni Yaqut Cholil menyampaikan Halal Bi Halal yang dilaksanakan ini sebagai wadah untuk mempererat tali silaturahmi dalam kebersamaan dan keberagaman. lebih lanjut Eni mengatakan pentingnya penguatan moderasi beragama sebagai bagian tak terpisahkan dari jati diri bangsa yang sesuai dengan karakter bangsa Indonesia.

Memasuki acara inti ceramah agama yang disampaikan oleh KH. Bahauddin Nursalim, mengawali ceramahnya KH. Bahauddin menyampaikan bahwa kita ini dilahirkan berbeda mulai dari beda suku, agama, ras, bangsa dan marga tetapi semua tidak menjadi masalah dan yang menjadi masalah adalah kurangnya sosialisasi, pendekatan, memaklumi dan tidak mudah memaafkan. Dengan mencontohkan kitab Ar- Risalah sebagai referensi yang pasti pedoman yang digunakan, didalamnya terdapat pedoman hidup berdampingan dengan agama lain dan kitab As Syifa yaitu tentang kelebihan-kelebihan Rasullullah diantara sifat pokok dari Nabi adalah pemaaf. Jadi memaafkan adalah kata kunci dalam bersosialisasi, maka jadikan segala kebaikan yang kita lakukan atas nama Allah dengan memuliakan dan melaksanakan perintah-Nya.

Lebih Lanjut  KH. Bahauddin menjelaskan semua yang kita lakukan pasti ada pahalanya disisi Allah, hubungan hidup kita itu dengan Allah adalah dimana Allah itu memandu kita, mendikte kita, mengarahkan kita supaya kita mudah memafkan. Semua ada hikmahnya baik suka maupun duka, semua yang berasal dari Allah itu indah, jadi kita pada intinya harus mudah memaafkan seperti dalam kegiatan Halal Bi Halal yang dilaksanakan ini. (Esw/Bm).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *