Monitoring Penyaluran TPG Guru Non PNS Madrasah Kab. Tubaba

Tubaba (Humas) – Bersama Tim Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Lampung, melalui Seksi Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Hj. Nuning Herwiyati, M. Pd. I., Selaku Kepala Seksi Pendis mengadakan monitoring dan evaluasi pelaporan penyaluran TPG (Tunjangan Profesi Guru) Non PNS Madrasah Tahun 2021, 02 Februari 2022 bertempat di MAN 01 Tulang Bawang Barat.

Berdasarkan Surat Tugas Nomor: B-0105/KW.08.1/1.C/KP.01.1/01/2022, Tim Monev Kanwil terdiri dari: Roswildan, S. Ag., M. Pd. I., Romli, SE., MM., Yuniarti, S. Kom., Yan Khairul, S. Kom., dan Ridwan Khaidir R., SE.

Bacaan Lainnya

Nuning dalam acara tersebut menyampaikan kegiatan ini untuk mengetahui sejauh mana bantuan tunjangan profesi guru yang berbentuk sertifikasi tenaga pendidik berpengaruh terhadap peningkatan kualitas di madrasah.

Tunjangan Profesi Guru ini diberikan dengan beberapa tujuan diantaranya ; meningkatkan kualitas layanan pembelajaran di madrasah dan prestasi belajar peserta didik, meningkatkan kompetensi, motivasi, profesionalisme dan kinerja guru, kepala madrasah dan pengawas madrasah dalam menjalankan tugas dan fungsinya, serta meningkatkan pelaksanaan kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan. 

Selanjutnya Nuning menyampaikan kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta yang terdiri dari Kepala Madrasah 45 Peserta, Guru Penerima TPG Non PNS 45 Peserta, serta Operator Simpatika 10 Peserta di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang Barat. Adapun di Kabupaten Tulang Bawang Barat, jumlah penerima TPG Non PNS berjumlah 133 orang.

“Seperti diketahui kegiatan monitoring penyaluran TPG bagi Guru Non PNS dengan membawa berkas yang harus disiapkan yaitu, surat melaksanakan tugas, surat keterangan beban kerja, hasil rekap bulanan kehadiran guru, surat keputusan analisis kelayakan penerima tunjangan guru dan kepala madrasah.”, Imbuh Nuning.

Dikesempatan yang sama, Roswildan selaku Analis SDM aparatur dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, menyampaikan bahwa semua informasi terkait dengan guru ada di akun simpatika masing-masing, dan akun simpatika itu adalah akun pribadi masing-masing guru yang harus sering di buka, karena semua informasi guru dan tenaga kependidikan ada di simpatika.

Roswildan berharap dengan semua guru dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan sungguh-sungguh dan tidak mengabaikan semua informasi yang disampaikan. (Nf/Bm)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *