Pembukaan Pembinaan Pondok Pesantren, TPQ Dan Diniyah Oleh Ka. Kankemenag Tubaba

Tubaba (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang Barat, H. M. Isa, S. Ag., M. Pd. I., didampingi Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam Hj. Nuning Herwiyati, M. Pd. I., Membuka acara Pembinaan Pondok Pesantren, Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) dan Diniyah Kabupaten Tulang Bawang Barat, Selasa 08 Februari 2022, bertempat di Aula PLHUT.

Nuning Herwiyati selaku ketua panitia dalam acara tersebut menyampaikan laporannya, Pembinaan Pondok Pesantren, Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) dan Diniyah didasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 440 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Data dan Informasi pada Kementerian Agama dan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 5974 Tahun 2019 Tentang Pengelolaan Data Dan Sistem Informasi Pendidikan Islam.

Bacaan Lainnya

“Tujuan dilaksanakan pembinaan tersebut diantaranya: (1). Meningkatkan Wawasan serta Pola Pikir Lembaga Pendidikan Keagamaan Islam (Pondok Pesantren, TPQ dan Diniyah) agar menjadi Lembaga Pendidikan Keagamaan Islam yang Berkualitas, (2). Memberikan bimbingan dan pembinaan tentang Manajemen dan Moderasi Beragama pada Pondok Pesantren, TPQ dan Diniyah, serta (3). Memberikan bimbingan dan pembinaan tentang Pengelolaan Data Dan Sistem Informasi pada Lembaga Pendidikan Keagamaan Islam Islam (Pondok Pesantren, TPQ dan Diniyah.”, Jelas Nuning.

Selain itu Nuning juga menyampaikan, peserta yang mengikuti pembinaan tersebut berjumlah 41 peserta yang terdiri dari 25 peserta pimpinan Pondok Pesantren, 11 peserta pimpinan TPQ dan 5 peserta pimpinan Diniyah.

Adapun narasumber dan materi dalam pembinaan tersebut yaitu: 1) H. M, Isa, S.Ag., M.Pd.I.,  Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang Barat dengan materi Kebijakan Pemerintah Tentang Pendidikan Islam. 2) H. Noventa Yudiar., SHI., M.Sy., Subkoordinator Pondok Pesantren Dan Ma’had ‘Aly Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung dengan materi Penguatan Manajerial Kelembagaan Pondok Pesantren Dan Pembinaan Moderasi Beragama Di Provinsi Lampung.

M. Isa secara langsung membuka kegiatan tersebut sekaligus menyampaikan kepada seluruh peserta agar dapat mengikuti dan aktif dalam pembinaan tersebut. Gunakan komunikasi dialog dan tanya jawab sebagai sarana untuk memperdalam pemahaman para peserta terhadap materi yang disampaikan narasumber.

Dalam paparannya, M. Isa juga mengingatkan kepada seluruh peserta atau pimpinan bahwa sebagai tenaga pendidik keagamaan harus mampu memberikan contoh dan teladan yang baik bagi lingkungannya, baik ditengah masyarakat dan juga keluarga.  

“Perkuat semangat persaudaraan, ukhuwah islamiyah, persatuan dan kesatuan, dan jaga semangat kebersamaan dengan saling menjaga toleransi antar umat beragama dan saling hormat dan menghormati, agar mengantisipasi munculnya berbagai macam aliran atau faham-faham yang dapat merusak sendi-sendi kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara.”, imbuh Isa. (Nf/Bm)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *