Seksi Bimas Islam Gelar Bimbingan Perkawinan Angkatan Ke 4

Tubaba (Humas) – Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang Barat mengadakan kegiatan Bimbingan Perkawinan (Binwin) Pranikah bagi calon pengantin angkatan 4, Selasa 22 Maret 2022 bertempat Aula PLHUT. Peserta kegiatan merupakan calon pengantin yang telah terdaftar pada KUA kecamatan Tulang bawang Tengah.

Dalam kegiatan tersebut, menghadirkan narasumber  yang memberikan berbagai materi bimbingan perkawinan. Adapun materi yang disampaikan meliputi: Generasi Berencana, Kesehatan Reproduksi, Memenuhi Kebutuhan dan Mengelola Keuangan keluarga serta Membangun Hubungan Keluarga.

Bacaan Lainnya

Sri Nurul Sulistiawati dari PLKB (Petugas Lapangan Keluarga Berencana) salah satu narasumber pada bimbingan perkawinan tersebut antara lain menyampaikan materi pendewasaan usia perkawinan.

Lebih lanjut Sri Nurul Sulistiawati menyampaikan Pendewasaan usia perkawinan adalah upaya untuk meningkatkan usia perkawinan pertama, sehingga pada saat perkawinan diharapkan mencapai usia minimal 21 tahun bagi perempuan dan 25 tahun bagi laki laki. Dengan hal tersebut remaja mempunyai kesadaran agar merencanakan keluarga serta mempertimbangkan berbagai aspek kehidupan berkeluarga yang meliputi, aspek kependudukan, pendidikan, ekonomi, psikologi, dan kesehatan.

Dikesempatan yang sama, Dokter Edi winarso selaku narasumber yang memberikan materi tentang reproduksi yang sehat. Dimana Reproduksi yang sehat, bagi calon pengantin hal yang sangat penting, karena akan memberikan pengaruh terhadap bayi yang dilahirkan dan menghasilkan generasi yang unggul dan berkualitas.

Dalam acara tersebut disampaikan pula materi dari Fasilitator Binwin yaitu Warto, S. H. I., Nursalim, S. Ag., dan Samsul Hadi, S. Ag., yang telah mengikuti dan mendapatkan sertifikat Bimbingan Teknis Fasilitator Bimbingan Pra Nikah Bagi Calon Pengantin.

Sebagaimana diketahui dalam Kepdirjen Bimas Islam Nomor 373 Tahun 2017 Jo Kepdirjen Bimas Islam Nomor 379 Tahun 2018 di intruksikan bahwa setiap calon pengantin yang akan melakukan perkawinan terlebih dahulu harus mengikuti bimbingan perkawinan sebagai Langkah awal dalam mewujudkan keluarga yang sakinah, mawadah warohmah. (Nf/Bm).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *