Sosialisasi Moderasi Beragama Pesan Kakankemenag: Sangat Penting Peran Penyuluh Agama

Tulang Bawang Barat, Kemenag (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang Barat, H. M. Isa, S. Ag., M. Pd.I, didampingi Kasubbag Tata Usaha Anthon Shofari, M. Pd.I. dan Kasi Bimas Islam H. Hizbullah Safari, S. Ag, membuka acara Sosialisasi Moderasi Beragama Bagi Penyuluh Agama Islam, Selasa 20 September 2022, bertempat di Aula PLHUT.

Acara Sosialisasi tersebut diikuti oleh Kepala KUA dan 70 orang Penyuluh Agama Islam di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang Barat. Dalam arahannya, M Isa menyampaikan beberapa hal terkait moderasi beragama. Di hadapan Penyuluh Agama Islam, beliau menjelaskan bahwa bangsa Indonesia yang terdiri atas berbagai ragam suku bangsa, bahasa, budaya, agama dan paham, semua harus bisa dijaga dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Bacaan Lainnya

Dengan kenyataan keberagaman yang ada dalam Masyarakat Indonesia, maka muncul beragam pula pandangan pendapat, kepentingan, keyakinan masing-masing termasuk dalam beragama.

Lebih lanjut beliau menjelaskan, bahwa peran Penyuluh Agama Islam sangat diharapkan dalam menciptakan kehidupan beragama yang harmonis dalam masyarakat. Tugas penyuluh agama salah satunya sebagai agen moderasi beragama. “Penyuluh Agama Islam harus pro aktif bila terjadi suatu permasalahan keagamaan, dan berkoordinasi dengan Kepala KUA, serta Kantor Kementerian Agama” ungkapnya.

Yang tak kalah penting, dalam era media sosial yang semakin berkembang, agar bijak dalam menggunakan media sosial. Setiap informasi  yang diterima, harus dipilah dan disaring kebenarannya dalam   penyuluhan kepada masyarakat. Kondisi yang harmonis harus tercipta, apalagi Indonesia akan memasuki tahun politik pada 2024 yang rawan akan polarisasi masyarakat.

M Isa berharap Penyuluh Agama Islam melaksanakan peran strategis dalam membangun keberagamaan dalam masyarakat. (Nf/Tk)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *