Seksi PHU, Adakan Bimbingan Manasik Haji Sepanjang Tahun

Tulang Bawang Barat, Kemenag (Humas) – Dengan Tema “Membentuk Haji Mandiri yang Berkualitas”, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang Barat melalui Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU), mengadakan kegiatan Bimbingan Manasik Haji Sepanjang Tahun, bertempat di Home Stay Prima Jasa Tirta Makmur, Senin 24 Juli 2023.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang Barat, Drs. H. Sanusi didampingi Kasi PHU Efrizon, S.Ag., MH.

Bacaan Lainnya

Efrizon, selaku Ketua Panitia dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan bimbingan manasik haji sepanjang tahun ini untuk memberikan bekal tentang penyelenggaraan ibadah haji, memberikan keterampilan dan kemampuan pelaksanaan ibadah haji sesuai buku manaaik haji, kemampuan tata cara kesehatan dan keselamatan serta memberikan informasi situasi dan kondisi yang akan terjadi baik selama di perjalanan ataupun selama di tanah suci dalam rangka membentuk jamaah haji yang istitho’ah dan mandiri.

Adapun materi Bimbingan Manasik Haji yang disampaikan adalah: Kebijakan penyelenggaraan ibadah haji, Ta’limul Haji, Pencegahan dan Pengendalian Penyakit menuju Istitho’ah kesehatan, Hak dan kewajiban Jamaah haji.

Lebih lanjut, Efrizon menyampaikan peserta Bimbingan ManasiK Haji sebanyak 40 jamaah haji yang terdiri dari 20 Calon Jamaah Haji laki-laki dan 20 Calon Jamaah Haji Perempuan yang terdiri dari 3 Kecamatan yaitu: Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Tulang Bawang Udik dan Tumijajar.

Dikesempatan yang sama, Kepala Kantor dalam sambutannya sekaligus membuka acara tersebut mengatakan bahwa calon jamaah haji untuk mempersiapkan segala sesuatu sebelum berangkat ke Tanah Suci. Ada 3 hal yang harus di persiapkan yaitu: persiapan fisik, persiapan ilmu dan persiapan bekal.

Yang tak kalah penting, Sanusi menyampaikan jamaah haji perlu diberikan bimbingan yang merupakan usaha yang dilakukan secara efektif dan efisien. Hal ini dikarenakan jamaah haji memiliki perbedaan usia, pendidikan, status sosial, kesehatan, gaya hidup, karakter, budaya dan sebagainya.

“Dengan bimbingan manasik haji ini jamaah haji mempersiapkan diri dengan pengetahuan atau ilmu tentang perhajian agar sesama jamaah saling membantu, berbagi dan memahami satu dengan yang lain”, harap Sanusi. (Nf/Hrd)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *